Profil Sekolah
SLB-PGRI Kedungwaru berdiri tanggal 05 Januari 1991 dibawah naungan Yayasan PGRI. Sekolah pinjam milik TK di desa Tapan tahun 1991 s/d 1998. Pada tahun 1998 diminta desa. Tahun 1998 s/d 2005 pinjam rumah Bpk. Suharto, wali murid di desa Ngujang. 2005 s/d sekarang berada di Jl. Jayeng Kusuma No. 470. Tahun 1991 s/d 1998 kepala sekolah Bernama ibu SUPIYATI, dengan jumlah siswa 11. Tahun 1998 s/d 2005 kepala sekolah bernama ibu Wasingah, dengan jumlah siswa 25. Tahun 2006 s/d sekarang kepala sekolah Bernama Lilik Asmarini dengan jumlah siswa 92.
Pada tanggal 14 Maret 2006, Yayasan PPLP Dasmen PGRI Kabupaten Tulungagung mengajukan permmohonan penerbitan surat HGB kepada bapak Bupati Tulungagung yang bernomor 008/A.2-11/III/2006. Surat permohonan ini diajukan atas dasar :
Gedung PGRI sudah lama ditempati sejak tanggal 10 November 1987 tetapi hingga kini belum memiliki bukti kepemilikan dari yang berwenang (Kantor Badan Pertanahan Nasional Tulungagung).
Sehubungan dengan SLB-PGRI Kedungwaru yang berdiri sejak 1991 juga belum mempunyai gedung sekolah juga meminjam gedung milik PGRI.
Dibagian belakang masih ada lahan kosong yang cukup untuk dibangun gedung SLB. Tanah tersebut sudah berpagar keliling setinggi 2,5 m.
Alhamdulillah pada tanggal 1 Agustus 2007 bernomor 028/1670.b/034/2007 keluar surat perjanjian pinjam barang daerah dengan terbitnya surat hak guna bangunan (HGB).
Akhirnya SLB bisa mendirikan gedung yang dijadikan ruang kelas dan sarpras lainnya seperti saat ini. Alhamdulillah, PGRI sudah punya tanah dan gedung yang beralamat di Beji. Kamipun cepat mengajukan permohonan kepada ketua PGRI Tulungagung tertanggal 7 Januari 2019 bernomor 421.8/018/I04.84.200/2019 perihal permohonan penggunaan gedung PGRI. Alhamdulillah ijin penggunaan gedung PGRI yang beralamat di Jl. Jayeng Kusumo No. 470 tertanggal 20 Februari 2020 Nomor : 363/Rekom/13/16/TA/XXII/2020 telah keluar.
Pada prinsipnya “tidak keberatan atau mengijinkan kepada SLB-PGRI Kedungwaru untuk menggunakan gedung PGRI sebagai sarana belajar para siswa dengan catatan karena tanah tempat berdiri gedung PGRI tersebut merupakan tanah milik Pemkab Tulungagung, maka segala kewajiban kepada Pemkab menjadi tanggungjawab pihak SLB.”
Demikian sejarah singkat keberadaan SLB-PGRI Kedungwaru.
“Terwujudnya Pelajar Pancasila Yang Beriman Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berprestasi, Kreatif Dan Inovatif Dalam Berkarya Mandiri, Serta Bermanfaat Bagi Lingkungan Sekitar”
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026